<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suara Yasmina, Pengarang di Suara Yasmina</title>
	<atom:link href="https://suarayasmina.com/author/ilma-nafia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarayasmina.com/author/ilma-nafia/</link>
	<description>Dakwah &#38; Pemberdayaan Umat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Sep 2025 10:29:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2026/02/cropped-icon-Logo-merah-bulat-32x32.png</url>
	<title>Suara Yasmina, Pengarang di Suara Yasmina</title>
	<link>https://suarayasmina.com/author/ilma-nafia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinarpusda Grobogan Adakan Bimtek Penulisan Berbasis Budaya Lokal</title>
		<link>https://suarayasmina.com/2025/06/15/dinarpusda-grobogan-adakan-bimtek-penulisan-berbasis-budaya-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suara Yasmina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2025 11:46:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Menulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarayasmina.com/?p=557</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suarayasmina.com &#124; Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpusda) Kabupaten Grobogan mengadakan Bimtek Kepenulisan Konten Berbasis Budaya Lokal dengan tema “Merawat Kearifan Lokal Melalui Tulisan”. Bimtek diadakan di aula Dinarpusda Grobogan dan diikuti 60 peserta. Bimtek diadakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas penulis pemula dan meningkatkan jumlah penulis kreatif di daerah yang dapat melestarikan kearifan lokal. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2025/06/15/dinarpusda-grobogan-adakan-bimtek-penulisan-berbasis-budaya-lokal/">Dinarpusda Grobogan Adakan Bimtek Penulisan Berbasis Budaya Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suarayasmina.com/"><strong>Suarayasmina.com</strong></a> | Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpusda) Kabupaten Grobogan mengadakan Bimtek Kepenulisan Konten Berbasis Budaya Lokal dengan tema “Merawat Kearifan Lokal Melalui Tulisan”. Bimtek diadakan di aula Dinarpusda Grobogan dan diikuti 60 peserta.</p>
<p>Bimtek diadakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas penulis pemula dan meningkatkan jumlah penulis kreatif di daerah yang dapat melestarikan kearifan lokal.</p>
<p>Bimtek juga bertujuan sebagai upaya mengembangkan konten literasi dan koleksi berbasis kearifan lokal serta menciptakan ekosistem kepenulisan di daerah.</p>
<h3><strong>Upaya Memperkaya Literasi Lokal</strong></h3>
<p>Kepala Dinarpusda Grobogan, Supriyanto, dalam sambutannya berharap bimtek dapat melahirkan karya-karya dari peserta yang tidak hanya memperkaya literasi lokal, tapi juga melestarikan sejarah dan kearifan budaya lokal Kabupaten Grobogan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap setelah mengikuti bimtek kepenenulisan ini, peserta dapat meningkatkan kemampuan menulisnya,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Bimtek kepenulisan diadakan dalam dua tahap. Tahap pertama diadakan pada Jumat (23/5/2025) dengan menghadirkan narasumber Yunus Suryawan, penulis yang juga pemerhati budaya, dengan materi pengantar budaya lokal.</p>
<p>Bimtek tahap kedua diadakan pada Kamis (12/6/2025) dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Badiatul Muchlisin Asti (penulis dan Ketua Forum Silaturahmi Penulis Grobogan) dan Lia Herliana (penulis cerita anak).</p>
<h3><strong>Proses Kreatif Menulis </strong></h3>
<p>Narasumber pertama, Badiatul Muchlisin Asti menyampaikan materi proses kreatif menulis konten berbasis budaya lokal. Menurutnya, tahapan menulis konten berbasis budaya lokal sebagaimana halnya menulis tema lainnya, ada tiga tahap: pramenulis, menulis, dan pascamenulis. Tahap pramenulis meliputi menentukan topik, menggali data, dan menyusun alur.</p>
<p>Setelah menentukan topik, menggali data adalah tahap paling krusial yang harus dilewati seorang penulis. “Saya sangat menandaskan pentingnya menggali data ini, karena ia menjadi kunci keberhasilan tulisan yang akan ditulis nantinya,” tutur penulis yang juga Ketua Yasmina Grobogan.</p>
<p>Menggali data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan riset pustaka. Data perlu digali sebanyak-banyaknya, agar seorang penulis lebih leluasa memilih dan memilah mana yang perlu dan tidak perlu dimasukkan ke dalam tulisan.</p>
<p>Setelah penggalian data, jelasnya, menulis merupakan tahapan selanjutnya yang juga krusial. Apalagi bagi pemula, sangat banyak kendala yang dihadapi. Tapi setiap kendala pasti ada solusinya.</p>
<p>“Kuncinya, jangan pernah menyerah. Tak ada tulisan pertama yang bagus, seperti tak ada orang belajar naik sepeda yang langsung bisa,” katanya kepada para peserta yang sebagian besar penulis pemula.</p>
<h3><strong>Perlunya Penyuntingan</strong></h3>
<p>Sementara itu, Lia Herliana sebagai narasumber kedua, fokus menyampaikan materi tentang penyuntingan. Sejak pengertian penyuntingan, manfaat, aspek-aspek, serta tahapan dalam penyuntingan.</p>
<p>Penulis lebih dari 90 buku anak ini menyatakan, menyunting merupakan proses memperbaiki naskah yang telah ditulis oleh penulis. Manfaat menyunting naskah di antaranya meningkatkan kualitas naskah dan efektivitas keterbacaan tulisan.</p>
<p>Adapun aspek-aspek yang perlu disunting, menurut Lia, adalah isi, ejaan dan tata bahasa, gaya penulisan, struktur naskah, dan validasi data. Menyunting isi berarti memperhatikan kesesuaian naskah dengan tema.</p>
<p>Ejaan dan tata bahasa juga perlu mendapat perhatian, apakah sudah sesuai dengan kaidah kebahasaan atau belum. Gaya penulisan meliputi konsistensi dan pemilihan diksi. Struktur naskah musti utuh meliputi pembuka, isi dan penutup. Adapun validasi data diperlukan agar data yang ditampilkan benar-benar akurat dan mutakhir.</p>
<p>Pentingnya penyuntingan, Lia pun mengutip penyataan Prof. Drs. M. Atar Semi dalam buku <em>Teknik Penulisan Berita, Feature, dan Artikel,</em> “Kita belum dapat dikatakan selesai menulis bila belum melakukan penyuntingan.”</p>
<h3><strong>Output Buku Antologi Budaya Lokal</strong></h3>
<p>Terpisah, Kabid Perpustakaan Dinarpusda Grobogan, Kurniawan mengatakan, <em>output</em> dari bimtek kepenulisan konten berbasis budaya lokal adalah karya seluruh peserta diterbitkan dalam sebuah buku antologi.</p>
<p>Oleh karena itu, setelah bimtek selesai, para peserta akan memulai menulis sesuai dengan tema yang telah dipilih. Targetnya, tanggal 30 Juni 2025, semua naskah karya peserta sudah masuk ke panitia.</p>
<p>Pihaknya juga memfaslitasi agar para peserta dapat intensif mendapatkan bimbingan dari narasumber, sehingga para peserta dapat menghasilkan karya tulisan terbaik.</p>
<p>“Senin, 16 Juni 2025, kami memfasilitasi peserta bisa berkonsultasi secara langsung dengan narasumber di aula Dinarpusda,” tuturnya. <em><strong>(sy)</strong></em></p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2025/06/15/dinarpusda-grobogan-adakan-bimtek-penulisan-berbasis-budaya-lokal/">Dinarpusda Grobogan Adakan Bimtek Penulisan Berbasis Budaya Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HIMPAUDI Grobogan Gelar Pelatihan Menulis Esai dan True Story</title>
		<link>https://suarayasmina.com/2025/04/29/himpaudi-grobogan-gelar-pelatihan-menulis-esai-dan-true-story/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suara Yasmina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 14:06:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[HIMPAUDI Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Menulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarayasmina.com/?p=403</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suarayasmina.com &#124; Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Grobogan mengadakan pelatihan menulis esai dan true story pada Sabtu (26/4/2025) bertempat di aula Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Gajahmada 30, Purwodadi. Pelatihan diikuti 70-an pendidik PAUD dan menghadirkan penulis Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti. Pelatihan dibuka oleh Kabid [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2025/04/29/himpaudi-grobogan-gelar-pelatihan-menulis-esai-dan-true-story/">HIMPAUDI Grobogan Gelar Pelatihan Menulis Esai dan True Story</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suarayasmina.com/"><strong>Suarayasmina.com</strong></a> | Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Grobogan mengadakan pelatihan menulis esai dan <em>true story</em> pada Sabtu (26/4/2025) bertempat di aula Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Gajahmada 30, Purwodadi.</p>
<p>Pelatihan diikuti 70-an pendidik PAUD dan menghadirkan penulis Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti. Pelatihan dibuka oleh Kabid Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Sudrajat Dangu Asmoro.</p>
<p>Dalam sambutannya, Sudrajat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh HIMPAUDI Kabupaten Grobogan. Dia berharap, tidak hanya menghasilkan tiga buku antologi, bila perlu satu guru PAUD menulis satu buku.</p>
<h3><strong>Upaya Menyiapkan Buku Trilogi</strong></h3>
<p>Litbang HIMPAUDI Grobogan, Hasan Al-Azhar menyatakan, pelatihan diadakan sebagai upaya menyiapkan buku trilogi yang berisi kumpulan esai dan <em>true story </em>dalam rangka menyambut hari ulang tahun HIMPAUDI bulan Agustus mendatang. Buku rencananya ditulis oleh para pendidik PAUD berisi senarai gagasan dan kisah nyata <em>(true story)</em> yang menginspirasi.</p>
<p>“Harapannya buku trilogi bisa dilaunching pada peringatan hari ulang tahun HIMPAUDI,” tuturnya.</p>
<p>Ketua HIMPAUDI Kabupaten Grobogan, Siti Istiqomah, dalam sambutannya berharap target membuat trilogi buku suara hati HIMPAUDI dapat berjalan lancar dan pendidik PAUD yang terlibat bisa berkontribusi untuk mengirimkan karyanya sesuai tenggat waktu yang telah dirancang, baik dalam bentuk esai maupun <em>true story</em>.</p>
<p>Dia berharap, tiga buku yang akan ditulis oleh para pendidik PAUD di Grobogan dapat benar-benar menyuarakan isi hati para pendidik PAUD. “Tidak semata soal keluh kesah, tapi juga gagasan dan kisah-kisah yang inspiratif,” harapnya.</p>
<h3><strong>Menulis Sebagai Habit Positif</strong></h3>
<p>Dalam paparannya, Badiatul Muchlisin Asti sebagai narasumber mengapresiasi inisiatif HIMPAUDI Kabupaten Grobogan yang menggelar pelatihan menulis. Menurutnya, menulis merupakan habit positif yang perlu dikembangkan oleh para guru, termasuk guru PAUD.</p>
<p>Banyak dampak posistif yang akan diperoleh dari kebiasaan menulis, di antaranya kecerdasan <em>(intellectual value)</em>, pendidikan <em>(educational value)</em>, dan filsafat <em>(philosopycal value)</em>. “Seorang guru yang menulis akan meningkat daya intelektualistasnya, semakin kaya wawasan dan kebijaksanaan, karena kebiasaan menulis umumnya diawali dari tradisi membaca,” jelasnya.</p>
<p>“Dampak positif itu secara personal maupun profesional akan sangat membantu tugas guru dalam mendidik generasi bangsa yang berkarakter,” tambahnya.</p>
<h3><strong>Mengenal Tulisan Jenis Esai</strong></h3>
<p>Esai sendiri, menurut Badiatul Muchlisin Asti, merupakan jenis tulisan yang berisi gagasan atas sebuah fakta atau peristiwa dengan analisis dan sudut pandang personal penulisnya. Esai ditulis dengan gaya santai, ringan, dan tidak terlalu panjang, sehingga bisa dibaca dengan sekali duduk.</p>
<p>Esai, lanjutnya, banyak ragamnya, tergantung jenis konten dan tujuan esai ditulis. Ada esai deskripsi, esai narasi, esai prosedur, esai eksposisi, esai review, dan lainnya.</p>
<p>Bila menilik tujuan penulisan buku yang digagas HIMPAUDI Grobogan, maka menurutnya, esai eksposisi dan esai narasi lebih tepat. Esai eksposisi menyodorkan pendapat, ide, pandangan, atau argumen penulis atas sebuah isu, topik, permasalahan, atau fenomena.</p>
<p>“Sedangkan esai narasi atau esai cerita menampilkan kisah nyata atau <em>true story</em> yang dibagikan ke pembaca karena mengandung hikmah dan inspirasi,” jelasnya.</p>
<h3><strong>Pelatihan Menulis yang Interaktif</strong></h3>
<p>Pelatihan yang berlangsung sekitar tiga jam berlangsung interaktif. Peserta banyak yang merespons dan berinteraksi dengan narasumber untuk memperoleh kejelasan materi lebih dalam.</p>
<p>Selain memaparkan seluk beluk esai, narasumber juga menyampakan teknis menulis esai, tahapan-tahapannya, serta problematika yang biasa dihadapi saat menulis dan solusinya.</p>
<p>Seusai pelatihan, peserta dimasukkan dan dikelompokkan ke dalam dua Grup WA, masing-masing Grup Menulis Esai dan Grup Menulis True Story, untuk mendapatkan mentoring lebih lanjut dari narasumber, hingga menghasilkan karya tulisan. <em><strong>(sy)</strong></em></p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2025/04/29/himpaudi-grobogan-gelar-pelatihan-menulis-esai-dan-true-story/">HIMPAUDI Grobogan Gelar Pelatihan Menulis Esai dan True Story</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RAIT Ilma Nafia Godong dan Smartfren Community Grobogan Gelar Event Bunda Pintar</title>
		<link>https://suarayasmina.com/2023/09/25/rait-ilma-nafia-godong-dan-smartfren-community-grobogan-gelar-event-bunda-pintar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suara Yasmina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2023 11:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarayasmina.com/?p=639</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suarayasmina.com &#124; Raudlatul Athfal Islam Terpadu (RAIT) Ilma Nafia Godong bekerja sama dengan Smartfren Community Grobogan menggelar event Bunda Pintar dalam bentuk Smart Parenting dengan mengangkat tema “Membangun Sinergi Antara Sekolah dan Orangtua dalam Mendidik Anak” pada Sabtu (16/9/2023). Event yang diadakan di Reinz Resto, Jalan Raya Merak – Godong KM 1 (barat SMP N [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2023/09/25/rait-ilma-nafia-godong-dan-smartfren-community-grobogan-gelar-event-bunda-pintar/">RAIT Ilma Nafia Godong dan Smartfren Community Grobogan Gelar Event Bunda Pintar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suarayasmina.com/">Suarayasmina.com</a> | Raudlatul Athfal Islam Terpadu (RAIT) Ilma Nafia Godong bekerja sama dengan Smartfren Community Grobogan menggelar event Bunda Pintar dalam bentuk Smart Parenting dengan mengangkat tema “Membangun Sinergi Antara Sekolah dan Orangtua dalam Mendidik Anak” pada Sabtu (16/9/2023).</p>
<p>Event yang diadakan di Reinz Resto, Jalan Raya Merak – Godong KM 1 (barat SMP N 1 Godong) itu, diikuti 30-an bunda wali murid RAIT Ilma Nafia Godong. Event menghadirkan narasumber Siti Aminah, S.Sos, praktisi pendidikan LPIT Al Firdaus Gubug.</p>
<h3><strong>Program Bunda Pintar Smartfren Community</strong></h3>
<p>Kepala RAIT Ilma Nafia Godong, Laela Nurisysyafaah, S.Psi, di sela event menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih telah digandeng oleh Smartfren Community Grobogan dalam program Bunda Pintar. Kepedulian Smartfren dalam ikut serta memberdayakan perempuan patut diapesiasi karena sangat membantu meningkatkan peran dan kiprah perempuan di pelbagai sektor.</p>
<p>Dalam konteks pendidikan, menurut Laela Nurisysyafa’ah, perempuan mempunyai peran penting dalam proses pendidikan dalam upaya membentuk generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga cerdas secara emosional dan spiritual.</p>
<p>“Karena itulah sebagai pengelola lembaga pendidikan terpadu, program Bunda Pintar ini sangat relate dan kontekstual, terutama dalam upaya mensinergikan sekolah dan orangtua dalam mendidik anak,” tutur Laela.</p>
<h3><strong>Membangun Sinergi Sekolah dan Orangtua</strong></h3>
<p>Sementara itu, Leader Smartfren Community Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti, dalam sambutannya menyatakan bahwa Bunda Pintar hanyalah salah satu program Smartfren Community. Ada tiga program lainnya yaitu Teman Kreasi, Teman Pintar, dan Teman UMKM.</p>
<p>Karena itu, setelah menggelar event bersama pegiat literasi pada bulan Juli dan event bersama dengan para pelaku UMKM pada Agustus lalu, pihaknya menggelar event Bunda Pintar, yang untuk event ini menggandeng RAIT Ilma Nafia Godong.</p>
<p>Menurut Asti, tema yang diangkat sangat kontekstual dalam dunia pendidikan, mengingat keberhasilan pendidikan menuntut bersinerginya seluruh elemen pendidikan, terutama sekolah dan orangtua.</p>
<p>“Orangtua merupakan elemen yang paling bertanggung jawab dalam mendidik anak, sementara sekolah posisinya hanya menjadi mitra orangtua. Apalagi mengingat waktu anak bersama keluarga lebih banyak ketimbang waktu di sekolah,” jelas Asti.</p>
<h3><strong>Pendidikan Anak Menurut Islam</strong></h3>
<p>Bahkan bila menilik konsep Islam, proses pendidikan anak lebih jauh dimulai dari ketika seseorang memilih pasangan hidupnya, berinteraksi, berhubungan suami istri, lalu seorang ibu mengandung, melahirkan, proses laktasi, dan seterusnya, yang semua itu mengandung proses tarbiyah (pendidikan) yang menentukan warna karakter seorang anak.</p>
<p>Dan dalam rangkaian proses itu, peran ibu sangat vital. Karena itu, ada pepatah yang menyebutkan,<em> al umm madrasatul ula</em>, ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Ibu menjadi ujung tombak pendidikan anak tanpa menihilkan peran seorang ayah.</p>
<h3><strong>Keseimbangan yang Harmonis</strong></h3>
<p>Adapun Siti Aminah, S.Sos dalam paparannya menyatakan, sinergi merupakan bentuk interaksi yang menghasilkan keseimbangan yang harmonis dengan hasil yang optimal. Menurut Siti Aminah, guru dan orangtua memiliki peran masing-masing. Guru merupakan pendamping dan pembimbing anak di saat sekolah, sebagai pengajar, pencipta lingkungan pembelajaran, serta pendukung dan pengenal potensi anak.</p>
<p>Sementara orangtua tidak hanya pendamping, tapi juga model perilaku anak, mitra sekolah, dan yang bertanggung jawab dalam mengenal kebutuhan dan potensi anak. Antara guru dan orangtua perlu bersinergi dalam bentuk dukungan yang konsisten, saling terbuka, pendekatan yang terpadu, dan memahami kebutuhan dan potensi anak.</p>
<p>&#8220;Sayangnya, realitanya, keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak di sekolah masih tergolong minim,&#8221; ujar Siti Aminah.</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2023/09/25/rait-ilma-nafia-godong-dan-smartfren-community-grobogan-gelar-event-bunda-pintar/">RAIT Ilma Nafia Godong dan Smartfren Community Grobogan Gelar Event Bunda Pintar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yasmina Grobogan Gelar Seminar Mendidik Anak Saleh di Era Digital</title>
		<link>https://suarayasmina.com/2019/02/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-mendidik-anak-saleh-di-era-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suara Yasmina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2019 03:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarayasmina.com/?p=151</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suarayasmina.com &#124; Orangtua memiliki peran sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Demikian disampaikan motivator nasional dari Nafsul Muthmainah Achievment (NMA) Training Center, Dr. H. Darwito, SE, MM dalam seminar smart parenting bertema “Mendidik Anak Saleh di Era Digital” yang digelar oleh Yasmina Grobogan melalui Majelis Silaturahmi Guru dan Orangtua Wali Murid (Masigo) Ilma Nafia Godong. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2019/02/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-mendidik-anak-saleh-di-era-digital/">Yasmina Grobogan Gelar Seminar Mendidik Anak Saleh di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suarayasmina.com">Suarayasmina.com</a> | Orangtua memiliki peran sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Demikian disampaikan motivator nasional dari Nafsul Muthmainah Achievment (NMA) Training Center, Dr. H. Darwito, SE, MM dalam seminar <em>smart parenting</em> bertema “Mendidik Anak Saleh di Era Digital” yang digelar oleh Yasmina Grobogan melalui Majelis Silaturahmi Guru dan Orangtua Wali Murid (Masigo) Ilma Nafia Godong. Seminar digelar Kamis (7/2/2019) di gedung Balai Pertemuan Guru (BPG) Kecamatan Godong.</p>
<p>Menurut Darwito, proses pembentukan karakter anak dimulai dari seorang anak mengamati atau mengobservasi  lingkungannya. Kemudian mengimitasi apa yang dilihat, lalu menjadi kebiasaan, dan kebiasaan yang berulang-ulang itulah yang akan menjadi karakter anak.</p>
<p>Karena itu, pesan Darwito, orangtua sebagai sosok yang paling dekat dengan anak harus memberi contoh yang baik kepada anak-anaknya. “Jangan memberi contoh-contoh yang buruk bila ingin memiliki anak yang saleh dan salehah,” pesan Darwito yang juga dosen di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang itu lebih lanjut.</p>
<p>Sementara itu Ketua Yasmina Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti dalam sambuatannya menyatakan, dalam mendidik anak, para guru dan orangtua harus menyesuaikan keadaan zaman. Anak-anak yang lahir di era digital atau era internet memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak-anak tempo dulu, sehingga membutuhan pendekatan yang berbeda dalam hal pengasuhan dan pendidikan.</p>
<p><em>Gadget</em>, misalnya, sebagai salah satu produk teknologi digital, memiliki banyak sisi positif, namun juga memiliki sisi buruk yang sangat banyak yang bisa merusak kepribadian atau <em>personality</em> anak. Karenanya orangtua perlu bijak dalam menyikapi penggunaan gadget pada anak.</p>
<p>Ketua Masigo, Nikmatul Kholidah, S.Fil.I dalam laporannya menyatakan, acara seminar <em>smart parenting</em> diikuti lebih dari 300 peserta dari kalangan orangtua, serta guru PAUD dan TK di Kecamatan Godong dan sekitarnya.</p>
<p>Menurutnya, seminar parenting merupakan agenda rutin yang dilakukan secara periodik sebagai sarana untuk memberikan perspektif kepada orangtua dan guru terkait dengan dunia pendidikan dan pengasuhan anak. Sehingga para guru dan orangtua memiliki perspektif terkait bagaimana mendidik anak secara efektif di era yang semakin banyak tantangan.</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2019/02/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-mendidik-anak-saleh-di-era-digital/">Yasmina Grobogan Gelar Seminar Mendidik Anak Saleh di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yasmina Grobogan Gelar Seminar Problematika Mendidik Anak</title>
		<link>https://suarayasmina.com/2017/05/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-problematika-mendidik-anak/</link>
					<comments>https://suarayasmina.com/2017/05/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-problematika-mendidik-anak/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suara Yasmina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 May 2017 05:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarayasmina.com/?p=156</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suarayasmina.com &#124; Problematika mendidik anak di era kemajuan teknologi dan informasi begitu kompleks. Diperlukan kesabaran dan pengetahuan yang memadai untuk bersikap yang tepat dan efektif dalam menghadapi perilaku anak yang seringkali di luar ekspektasi orangtua. Guna membekali para orangtua dalam menghadapi problematika dalam mendidik anak, Yasmina Grobogan menggelar seminar parenting bertema “Mengatasi Problematika Mendidik Anak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2017/05/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-problematika-mendidik-anak/">Yasmina Grobogan Gelar Seminar Problematika Mendidik Anak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suarayasmina.com">Suarayasmina.com</a> | Problematika mendidik anak di era kemajuan teknologi dan informasi begitu kompleks. Diperlukan kesabaran dan pengetahuan yang memadai untuk bersikap yang tepat dan efektif dalam menghadapi perilaku anak yang seringkali di luar ekspektasi orangtua.</p>
<p>Guna membekali para orangtua dalam menghadapi problematika dalam mendidik anak, Yasmina Grobogan menggelar seminar parenting bertema “Mengatasi Problematika Mendidik Anak dalam rangka Menyiapkan Generasi Muslim yang Berkarakter” pada Sabtu (6/5/2017) di aula Kecamatan Godong.</p>
<p>Seminar parenting menghadirkan narasumber Kepala PAUD Terpadu Laboratorium Belia IKIP Veteran Semarang, Hj. Luluk Elyana, M.Si dan diikuti lebih dari seratus orangtua yang merupakan wali murid di lingkungan lembaga pendidikan  yang dikelola oleh Yasmina Grobogan.</p>
<p>Ketua Yasmina Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti menyatakan seminar parenting merupakan bentuk fasilitasi yang diadakan secara periodik untuk menambah wawasan dan pengetahuan para orangtua wali murid terkait psikologi anak serta pola pengasuhan dan pendidikan anak.</p>
<p>Dari seminar itu diharapkan para orangtua memahami cara-cara pengasuhan anak yang efektif dengan mengacu pada konsep agama Islam yang dipadu dengan teori-teori pendidikan modern. Sekaligus dapat bersikap yang tepat dalam menyikapi problematika mendidik anak yang sangat kompleks, terutama di era kemajuan teknologi dan informasi.</p>
<p>Sementara itu, Luluk Elyana dalam paparannya menyatakan, pendidikan anak dalam keluarga adalah yang pertama dan utama. Pengasuhan dalam keluarga apabila dilaksanakan dengan baik dan sejalan dengan pendidikan di sekolah, maka aspek perkembangan anak akan berkembang secara utuh.</p>
<p>Realitasnya banyak problematika pengasuhan anak, antara lain kesibukan orangtua bekerja sehingga melimpahkan tanggung jawab pendidikan hanya ke lembaga sekolah, pengaruh kemajuan teknologi yang luar biasa, pengaruh pergaulan, dan sebagainya.</p>
<p>Hal-hal itu harus disikapi dengan tepat agar kepribadian anak tidak justru berkembang ke arah yang tidak diharapkan. Orantgtua, sekolah, dan masyarakat punya tanggungjawab yang sama untuk menciptakan iklim yang sehat bagi terbentuknya generasi yang berkarakter.</p>
<p>Luluk Elyana yang juga dosen S1 PG PAUD IKIP Veteran Semarang ini menyebutkan lima metode yang dapat dikembangkan untuk menyiapkan anak agar dapat mencapai kematangan spiritualitas dan moral, yakni melalui pendidikan dengan keteladanan, pembiasaan, nasehat, perhatian, dan hukuman.</p>
<p>Pendidikan dengan memberikan contoh teladan kepada anak merupakan salah satu metode penanaman nilai agama yang paling efektif. Adapun pembiasaan merupakan wujud praktik nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan rutin sehari-hari.</p>
<p>Pendidikan melalui nasehat dan perhatian diberikan dalam bentuk bimbingan dan arahan tentang nilai-nilai agama dengan berlandaskan kasih sayang. Nasehat juga perlu disampaikan dengan cara yang menarik agar anak dapat memetik nasehat dengan perasaan senang tanpa paksaan.</p>
<p>Adapun hukuman merupakan pilihan yang terakhir, namun perlu dilakukan secara hati-hati dan bijak, agar hukuman tidak justru membuat anak rendah diri, kurang percaya diri, dan kehilangan semangat.</p>
<p>Hukuman efektif adalah hukuman yang membuat anak menyadari kesalahannya dan lalu termotivasi untuk memperbaiki diri.</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2017/05/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-problematika-mendidik-anak/">Yasmina Grobogan Gelar Seminar Problematika Mendidik Anak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarayasmina.com/2017/05/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-problematika-mendidik-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buka Peluang Perluasan Kerja, Yasmina Grobogan Gelar Pelatihan Wirausaha Budidaya Jamur Tiram</title>
		<link>https://suarayasmina.com/2015/11/18/buka-peluang-perluasan-kerja-yasmina-grobogan-gelar-pelatihan-wirausaha-budidaya-jamur-tiram/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suara Yasmina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2015 03:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarayasmina.com/?p=182</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suarayasmina.com &#124; Dalam rangka menggali dan memanfaatkan potensi sumberdaya lokal menjadi peluang usaha masyarakat untuk perluasan kesempatan kerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI melalui Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK dan PKK) Lembang, Bandung, bekerja sama dengan Yasmina Grobogan menggelar Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram. Pelatihan digelar selama delapan hari sejak Rabu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2015/11/18/buka-peluang-perluasan-kerja-yasmina-grobogan-gelar-pelatihan-wirausaha-budidaya-jamur-tiram/">Buka Peluang Perluasan Kerja, Yasmina Grobogan Gelar Pelatihan Wirausaha Budidaya Jamur Tiram</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suarayasmina.com">Suarayasmina.com</a> | Dalam rangka menggali dan memanfaatkan potensi sumberdaya lokal menjadi peluang usaha masyarakat untuk perluasan kesempatan kerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI melalui Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK dan PKK) Lembang, Bandung, bekerja sama dengan Yasmina Grobogan menggelar Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram.</p>
<p>Pelatihan digelar selama delapan hari sejak Rabu (12/11/2015) bertempat di Balai Desa Godong dan diikuti 16 orang peserta. Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dari praktisi budidaya jamur timur, antara lain: Ilya Asyhari dari Bandungsari, Ngaringan; Asnadi dari Aqila Jamur Blora; dan Ali Imron dari Surya Jamur Blora.</p>
<p>Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Penempatan Perluasan dan Produktivitas Kerja (Penluker) Dinas Sosial,Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Grobogan, Sugeng Mulyanto. Dalam sambutannya, Sugeng mengingatkan akan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir 2015 nanti. Dalam MEA, tidak hanya produk yang akan masuk ke Indonesia, tapi juga tenaga kerja. Sehingga tingkat persaingan kerja akan semakin tinggi. Sehingga perlu persiapan-persiapan agar sumber daya manusia Indonesia dapat berkompetisi dan tidak kalah dengan tenaga kerja asing.</p>
<figure id="attachment_185" aria-describedby="caption-attachment-185" style="width: 800px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-185" src="https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4731.jpg" alt="" width="800" height="529" srcset="https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4731.jpg 800w, https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4731-300x198.jpg 300w, https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4731-768x508.jpg 768w, https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4731-681x450.jpg 681w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-185" class="wp-caption-text">Para peserta pelatihan praktik membuat rak tempat log jamur tiram. (Dok. Yasmina Grobogan)</figcaption></figure>
<p>Pelatihan <em>skill</em> atau ketrampilan sangat diperlukan dalam upaya mendorong terciptanya wirausahawan-wirausahawan baru. Namun untuk mencapai kesuksesan, seorang wirausahawan tidak hanya butuh <em>skill</em> saja, namun juga etos kerja yang baik seperti integritas dan disiplin. “Etos kerja itulah yang menjadi kunci utama kesuksesan dalam berwirausaha,” tandas Sugeng.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Yasmina Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti menyatakan, pelatihan diadakan dengan tujuan agar tersedia lapangan kerja dan peluang perluasan kerja bagi masyarakat, serta terciptanya kelompok wirausaha baru sebagai wahana penyerapan tenaga kerja.</p>
<p>Budidaya jamur tiram dipilih karena termasuk produksi yang ramah lingkungan dan mudah dilakukan, serta memiliki peluang yang prospektif secara ekonomi. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi terkait dasar-dasar, kewirausahaan, teknik budidaya jamur tiram dan pemanenan, serta pemasaran.</p>
<figure id="attachment_188" aria-describedby="caption-attachment-188" style="width: 800px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-188" src="https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4784.jpg" alt="" width="800" height="488" srcset="https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4784.jpg 800w, https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4784-300x183.jpg 300w, https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4784-768x468.jpg 768w, https://suarayasmina.com/wp-content/uploads/2015/11/DSCF4784-738x450.jpg 738w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-188" class="wp-caption-text">Demo praktik membuat pelbagai olahan dari jamur tiram. (Dok. Yasmina Grobogan)</figcaption></figure>
<p>Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang berbagai olahan dari jamur tiram seperti nuget, siomay, krispi, dan martabak. Peserta juga diajak kunjungan ke sentra pembibitan dan budidaya jamur tiram sehingga peserta dapat berlatih secara langsung proses budidaya jamur tiram.</p>
<p>Badiatul berharap, setelah pelatihan, para peserta dapat mempraktikkan ilmunya yang diperoleh dari para narasumber. Sehingga akan tercipta kelompok wirausaha baru yang produktif dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2015/11/18/buka-peluang-perluasan-kerja-yasmina-grobogan-gelar-pelatihan-wirausaha-budidaya-jamur-tiram/">Buka Peluang Perluasan Kerja, Yasmina Grobogan Gelar Pelatihan Wirausaha Budidaya Jamur Tiram</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yasmina Grobogan Gelar Seminar Parenting Jadi Orangtua Berkarakter</title>
		<link>https://suarayasmina.com/2014/03/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-parenting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suara Yasmina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2014 15:26:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarayasmina.com/?p=87</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suarayasmina.com &#124; Dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang dunia parenting atau pengasuhan anak, Yasmina Grobogan, pada Minggu (9/3/2014) menyelenggarakan Seminar Smart Parenting dengan tema “Menjadi Orangtua Berkarakter” bertempat di Gedung Pertemuan Desa Godong, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut H. Cipto Utomo FM, master trainer dari Indomatrix Consulting Bandung. Ketua panitia seminar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2014/03/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-parenting/">Yasmina Grobogan Gelar Seminar Parenting Jadi Orangtua Berkarakter</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suarayasmina.com">Suarayasmina.com</a> | Dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang dunia parenting atau pengasuhan anak, Yasmina Grobogan, pada Minggu (9/3/2014) menyelenggarakan Seminar Smart Parenting dengan tema “Menjadi Orangtua Berkarakter” bertempat di Gedung Pertemuan Desa Godong, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut H. Cipto Utomo FM, master trainer dari Indomatrix Consulting Bandung.</p>
<p>Ketua panitia seminar Sunarto menyatakan, seminar merupakan kegiatan rutin tahunan Yasmina Grobogan yang diadakan sebagai upaya membekali para orangtua tentang pola pengasuhan anak yang baik. Dengan diadakannya acara-acara seperti ini, ia berharap banyak orangtua yang semakin memahami bagaimana mengasuh anak-anaknya dengan baik, sehingga anak-anaknya bisa tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter.</p>
<p>Dalam paparannya, Cipto Utomo menyatakan, saat ini banyak orangtua yang gigih menjejali anaknya sejak dini dengan capaian-capaian prestasi tertentu dengan menekan waktu mereka bermain. Masa kanak-kanaknya pun tercerabut. “Padahal banyak kesuksesan yang diraih anak saat ia menjadi anak, tidak menjadi sesuatu yang bemakna dalam kehidupan anak ketika ia menjadi manusia dewasa,” tuturnya.</p>
<p>Sebaliknya, banyak anak-anak yang semasa kecilnya dianggap biasa-biasa aja, bahkan dicap sebagai anak bebal dan mengalami kesulitan belajar, ketika dewasa justru menjadi sosok yang cemerlang. Cipto mencontohkan Albert Eisntein. Tokoh legendaris dunia dan penemu teori relativitas ini mengalami kesulitan belajar hingga kelas 3 SD.</p>
<p>“Dia dicap sebagai anak bebal yang suka melamun,” tutur konsultan rubrik konsultasi <em>Koran Muria</em> edisi Minggu tersebut.</p>
<p>Mengutip Neil Postman seorang sosiolog Amerika, ayah 6 anak ini menyatakan, jika anak-anak tercabut dari masa kanak-kanaknya, maka lihatlah, ketika anak-anak itu menjadi dewasa, maka ia akan menjadi orang dewasa yang ke kanak-kanakan</p>
<p>Dalam kesempatakan itu, Cipto Utomo FM memberikan 9 resep praktis menjadikan anak yang cerdas dan berkarakter. Pertama; berinteraksilah dengan anak Anda, bermainlah bersamanya dan bikin dia merasa dicintai. Kedua; berbicaralah dengan anak Anda. Ketiga; bacakan buku-buku untuk anak Anda. Keempat; beri kebebasan anak Anda untuk bermain.</p>
<p>Kelima; tantang anak Anda untuk berlatih. Keenam; biarkan anak Anda melihat Anda melakukan hal-hal yang cerdas. Ketujuh, batasi anak Anda menonton TV. Kedelapan; berikan anak Anda <em>game-game</em> interaktif yang mencerdaskan di komputer; dan Kesembilan, berikan makanan yang benar pada anak Anda.</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2014/03/10/yasmina-grobogan-gelar-seminar-parenting/">Yasmina Grobogan Gelar Seminar Parenting Jadi Orangtua Berkarakter</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yasmina Grobogan Gelar Bincang Pengasuhan Anak, Hadirkan Konselor  Anak Autis</title>
		<link>https://suarayasmina.com/2012/02/22/yasmina-grobogan-gelar-bincang-pengasuhan-anak-hadirkan-konselor-anak-autis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suara Yasmina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 09:32:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarayasmina.com/?p=119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suarayasmina.com &#124; Ahad (19/2/2012) Yasmina Grobogan mengadakan acara Seminar Parenting dan Bincang Pengasuhan Anak di Balai Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Seminar menghadirkan pembicara Sri Murni, seorang konselor anak autis dan penulis buku true story “Faisal Sayang Mama Sampai Tua”. Seminar yang dipandu Kepala RAIT Ilma Nafia Godong Laela Nurisysyafaah, S.Psi  itu diikuti 60-an peserta yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2012/02/22/yasmina-grobogan-gelar-bincang-pengasuhan-anak-hadirkan-konselor-anak-autis/">Yasmina Grobogan Gelar Bincang Pengasuhan Anak, Hadirkan Konselor  Anak Autis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suarayasmina.com"><strong>Suarayasmina.com</strong></a> | Ahad (19/2/2012) Yasmina Grobogan mengadakan acara Seminar Parenting dan Bincang Pengasuhan Anak di Balai Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Seminar menghadirkan pembicara Sri Murni, seorang konselor anak autis dan penulis buku <em>true story</em> <em>“Faisal Sayang Mama Sampai Tua”</em>. Seminar yang dipandu Kepala RAIT Ilma Nafia Godong Laela Nurisysyafaah, S.Psi  itu diikuti 60-an peserta yang sebagian besar ibu-ibu muda.</p>
<p>Ketua Yasmina Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti menyatakan, seminar diadakan sebagai upaya memotivasi dan membekali para orangtua berbagai pengetahuan seputar dunia <em>parenting</em> atau pengasuhan anak. Sehingga mereka dapat mengasuh dan mendidik anak-anaknya dengan baik dan tepat.</p>
<p>Wakil Bupati Grobogan H. Icek Baskoro, SH yang hadir pada seminar tersebut mengapresiasi positif penyelenggaran seminaroleh Yasmina Grobogan. “Acara semacam ini sangat jarang diadakan di Purwodadi. Saya berharap acara semacam ini dapat terus diadakan sebagai upaya untuk memcetak anak-anak terbaik,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, dalam paparannya, Sri Murni menceritakan pengalamannya selama mengasuh anaknya yang mengidap autis. Dari tidak tahu, menjadi tahu. Dari menyesal melahirkan anak autis, menjadi sadar pentingnya menyukuri anugerah hadirnya anak, bagaimana pun keadaannya.</p>
<p>Sri Murni mengaku sempat dihantui rasa sedih dan putus asa ketika mendapati kenyataan anaknya yang autis. Gelegak emosinya yang tinggi, terkadang muntap bila melihat kenyataan pahit itu. Namun, akhirnya kesadaran jiwanya muncul. Kesadaran itu memompa semangatnya untuk bangkit dan menumbuhkan ketetapan hatinya untuk merawat dan mendidik anaknya sebaik mungkin.</p>
<p>Sejak itulah, menurut Sri Murni, pergulatan panjang yang sangat melelahkan dalam mendidik anaknya yang autis dimulai. Berkah kasih sayang yang tulus, kesungguhan, kerja keras, dan harapan yang tinggi akan kesembuhan anaknya, kini Sri Murni mulai memetik hasilnya.</p>
<p>Faisal, nama anaknya itu, tumbuh menjadi anak yang baik, sehat, dengan berbagai kelebihan, di antaranya kuat dalam hafalan Al-Qur’an. Bahkan dengan hafalan Al-Qur’annya itu, Faisal pernah tampil di berbagai even, baik lokal maupun nasional; dan bertemu berbagai tokoh nasional. Faisal juga pernah menyabet rekor MURI, yakni band autis pertama di Indonesia.</p>
<p>Karena itu, kepada peserta yang hadir Sri Murni berpesan, agar para orangtua dapat mengasuh anaknya dengan kasih sayang, penuh kesabaran, dan dengan pendekatan hati. “Saya juga selalu memotivasi anak saya dengan kata-kata positif,” kata ibu rumah tangga yang saat ini menjadi konsultan anak berkebutuhan khusus.</p>
<p>Acara seminar ditutup dengan pembacaan puisi karya Dorothy Law Nolte berjudul <em>Children Learn What They Live</em> (Anak-anak Belajar dari Kehidupannya) yang dibacakan oleh moderator Laela Nurisysyafa’ah, S.Psi. “Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan Cinta dan persahabatan…” demikian kutipan salah satu bait puisinya.</p>
<p>Artikel <a href="https://suarayasmina.com/2012/02/22/yasmina-grobogan-gelar-bincang-pengasuhan-anak-hadirkan-konselor-anak-autis/">Yasmina Grobogan Gelar Bincang Pengasuhan Anak, Hadirkan Konselor  Anak Autis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suarayasmina.com">Suara Yasmina</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
