Suarayasmina.com | Ahad (19/2/2012) Yasmina Grobogan mengadakan acara Seminar Parenting dan Bincang Pengasuhan Anak di Balai Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Seminar menghadirkan pembicara Sri Murni, seorang konselor anak autis dan penulis buku true story “Faisal Sayang Mama Sampai Tua”. Seminar yang dipandu Kepala RAIT Ilma Nafia Godong Laela Nurisysyafaah, S.Psi itu diikuti 60-an peserta yang sebagian besar ibu-ibu muda.
Ketua Yasmina Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti menyatakan, seminar diadakan sebagai upaya memotivasi dan membekali para orangtua berbagai pengetahuan seputar dunia parenting atau pengasuhan anak. Sehingga mereka dapat mengasuh dan mendidik anak-anaknya dengan baik dan tepat.
Wakil Bupati Grobogan H. Icek Baskoro, SH yang hadir pada seminar tersebut mengapresiasi positif penyelenggaran seminaroleh Yasmina Grobogan. “Acara semacam ini sangat jarang diadakan di Purwodadi. Saya berharap acara semacam ini dapat terus diadakan sebagai upaya untuk memcetak anak-anak terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, dalam paparannya, Sri Murni menceritakan pengalamannya selama mengasuh anaknya yang mengidap autis. Dari tidak tahu, menjadi tahu. Dari menyesal melahirkan anak autis, menjadi sadar pentingnya menyukuri anugerah hadirnya anak, bagaimana pun keadaannya.
Sri Murni mengaku sempat dihantui rasa sedih dan putus asa ketika mendapati kenyataan anaknya yang autis. Gelegak emosinya yang tinggi, terkadang muntap bila melihat kenyataan pahit itu. Namun, akhirnya kesadaran jiwanya muncul. Kesadaran itu memompa semangatnya untuk bangkit dan menumbuhkan ketetapan hatinya untuk merawat dan mendidik anaknya sebaik mungkin.
Sejak itulah, menurut Sri Murni, pergulatan panjang yang sangat melelahkan dalam mendidik anaknya yang autis dimulai. Berkah kasih sayang yang tulus, kesungguhan, kerja keras, dan harapan yang tinggi akan kesembuhan anaknya, kini Sri Murni mulai memetik hasilnya.
Faisal, nama anaknya itu, tumbuh menjadi anak yang baik, sehat, dengan berbagai kelebihan, di antaranya kuat dalam hafalan Al-Qur’an. Bahkan dengan hafalan Al-Qur’annya itu, Faisal pernah tampil di berbagai even, baik lokal maupun nasional; dan bertemu berbagai tokoh nasional. Faisal juga pernah menyabet rekor MURI, yakni band autis pertama di Indonesia.
Karena itu, kepada peserta yang hadir Sri Murni berpesan, agar para orangtua dapat mengasuh anaknya dengan kasih sayang, penuh kesabaran, dan dengan pendekatan hati. “Saya juga selalu memotivasi anak saya dengan kata-kata positif,” kata ibu rumah tangga yang saat ini menjadi konsultan anak berkebutuhan khusus.
Acara seminar ditutup dengan pembacaan puisi karya Dorothy Law Nolte berjudul Children Learn What They Live (Anak-anak Belajar dari Kehidupannya) yang dibacakan oleh moderator Laela Nurisysyafa’ah, S.Psi. “Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan Cinta dan persahabatan…” demikian kutipan salah satu bait puisinya.











