Suarayasmina.com | Orangtua memiliki peran sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Demikian disampaikan motivator nasional dari Nafsul Muthmainah Achievment (NMA) Training Center, Dr. H. Darwito, SE, MM dalam seminar smart parenting bertema “Mendidik Anak Saleh di Era Digital” yang digelar oleh Yasmina Grobogan melalui Majelis Silaturahmi Guru dan Orangtua Wali Murid (Masigo) Ilma Nafia Godong. Seminar digelar Kamis (7/2/2019) di gedung Balai Pertemuan Guru (BPG) Kecamatan Godong.
Menurut Darwito, proses pembentukan karakter anak dimulai dari seorang anak mengamati atau mengobservasi lingkungannya. Kemudian mengimitasi apa yang dilihat, lalu menjadi kebiasaan, dan kebiasaan yang berulang-ulang itulah yang akan menjadi karakter anak.
Karena itu, pesan Darwito, orangtua sebagai sosok yang paling dekat dengan anak harus memberi contoh yang baik kepada anak-anaknya. “Jangan memberi contoh-contoh yang buruk bila ingin memiliki anak yang saleh dan salehah,” pesan Darwito yang juga dosen di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang itu lebih lanjut.
Sementara itu Ketua Yasmina Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti dalam sambuatannya menyatakan, dalam mendidik anak, para guru dan orangtua harus menyesuaikan keadaan zaman. Anak-anak yang lahir di era digital atau era internet memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak-anak tempo dulu, sehingga membutuhan pendekatan yang berbeda dalam hal pengasuhan dan pendidikan.
Gadget, misalnya, sebagai salah satu produk teknologi digital, memiliki banyak sisi positif, namun juga memiliki sisi buruk yang sangat banyak yang bisa merusak kepribadian atau personality anak. Karenanya orangtua perlu bijak dalam menyikapi penggunaan gadget pada anak.
Ketua Masigo, Nikmatul Kholidah, S.Fil.I dalam laporannya menyatakan, acara seminar smart parenting diikuti lebih dari 300 peserta dari kalangan orangtua, serta guru PAUD dan TK di Kecamatan Godong dan sekitarnya.
Menurutnya, seminar parenting merupakan agenda rutin yang dilakukan secara periodik sebagai sarana untuk memberikan perspektif kepada orangtua dan guru terkait dengan dunia pendidikan dan pengasuhan anak. Sehingga para guru dan orangtua memiliki perspektif terkait bagaimana mendidik anak secara efektif di era yang semakin banyak tantangan.











