SUARAYASMINA.com— Dalam rangka memperingati Hari Santri 2026, Raudhatul Athfal Islam Terpadu (RAIT) Ilma Nafia Godong, Kabupaten Grobogan, menggelar Kirab Ceria Anak Saleh dan Sesi Motivasi Santri Cilik pada Sabtu (24/10/2026).
Rangkaian acara diawali dengan jalan santai mengelilingi area permukiman di sekitar sekolah. Suasana berlangsung semarak dan penuh keceriaan. Dengan didampingi para guru dan puluhan wali murid, anak-anak tampil menggemaskan membawa balon warna-warni, bendera Merah Putih, serta poster berisi pesan-pesan Hari Santri.
Kepala RAIT Ilma Nafia Godong, Laela Nurisysyafa’ah, S.Psi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperingati Hari Santri sekaligus mengenang semangat Resolusi Jihad tahun 1945 yang dicetuskan oleh Hadratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari—ikhtiar bersejarah yang membakar semangat para ulama dan santri dalam membela tanah air serta mengusir penjajah.
“Selain meneladani sejarah, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme, memperkuat identitas keislaman dan karakter santri, memupuk kebersamaan, sosialisasi, serta mempererat silaturahmi keluarga besar RAIT Ilma Nafia,” tutur Laela.
Ia menambahkan, para murid tampil anggun dan gagah berpakaian Muslim. Murid laki-laki secara khusus mengenakan baju koko, sarung, dan peci khas santri. “Rute yang kami pilih hanya mengelilingi lingkungan sekitar sekolah dan tidak melewati jalan raya. Hal ini untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan keamanan anak-anak,” jelasnya.

Motivasi dan Santunan Penuh Kehangatan
Acara dilanjutkan dengan sesi motivasi santri cilik yang menghadirkan Iptu Supardi, S.H., yang akrab disapa Ndan JB—Pendiri Jumat Bersedekah (JB) Indonesia yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Polres Grobogan.
Dengan gaya khasnya yang hangat dan komunikatif, Ndan JB membakar semangat anak-anak lewat tepuk Anak Saleh serta menguji keberanian mereka untuk menghafal doa harian, seperti doa sebelum makan dan doa untuk kedua orang tua.
Dikenal dengan kebiasaannya yang dermawan alias nyah-nyoh, Ndan JB membagikan uang Rp5.000 kepada seluruh murid diiringi lantunan selawat. Tak hanya anak-anak, para wali murid yang turut hadir—yang mayoritas para ibu—juga berkesempatan mendapat hadiah uang tunai setelah berhasil menjawab tantangan hafalan doa dan bacaan shalat dari Ndan JB.
Dalam pesannya, Ndan JB mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak. “Didiklah anak-anak dengan baik, kenalkan mereka pada ilmu agama, ajak ke majelis taklim, dan berikan mereka rezeki yang halal,” pesannya.
Secara khusus, Ndan JB juga menyampaikan nasehat kepada para ibu mengenai empat jalan wanita menuju surga, yaitu: menjaga shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, taat kepada suami, serta menjaga kehormatan diri.
Di akhir sesi, Ndan JB memandu yel-yel khasnya. Ketika ia menyerukan “Salam Polisi!”, seluruh hadirin menjawab serempak, “Polisi Bersama Masyarakat, yes yes yes!”. Pekik semangat tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kehangatan hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.
Tak lupa, Ndan JB menyampaikan terima kasih atas dukungan serta doa restu dari Kapolres Grobogan, AKBP Endhie Pratama, S.I.K., M.M., yang senantiasa mendorong dirinya untuk terus hadir, dekat, dan berbaur dengan masyarakat.














