SUARAYASMINA.COM – Semangat literasi mewarnai kegiatan Konser Dongeng, Deklarasi, dan Ikrar Laskar Buku Indonesia di SDIT dan SMPIT Darut Tauhid Pandanharum, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Sabtu (13/6/2026) sore.
Acara dibuka dengan konser dongeng bertema “Semangat Literasi” yang dibawakan oleh Nur Setyo Pambudi, atau yang akrab disapa Kak Erwin Pambudi, selaku inisiator Laskar Buku Indonesia. Melalui dongeng yang inspiratif dan sarat pesan moral, para siswa diajak untuk mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Usai mendongeng, Kak Erwin secara resmi mendeklarasikan Gerakan Laskar Buku Indonesia di lingkungan sekolah tersebut. Ia juga memimpin pembacaan Ikrar Laskar Buku Indonesia yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh antusias.
Laskar Buku Indonesia sendiri merupakan gerakan literasi dengan ciri khas unik, yaitu mengajak anggotanya membawa dan membaca buku di mana saja. Gerakan ini bertujuan menumbuhkan budaya membaca serta menjadikan buku sebagai sahabat karib dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Kak Erwin menegaskan bahwa gerakan ini adalah upaya memperkokoh literasi sekolah melalui sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Kami ingin membangun budaya membaca yang tidak hanya hidup di sekolah, tetapi juga mengakar di rumah dan di tengah masyarakat. Karena pada dasarnya, pendidikan literasi adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kak Erwin Pambudi.
Kepala SDIT Darut Tauhid Pandanharum, Hanik Ristiana, menyatakan kesiapan sekolahnya untuk menjadi bagian dari Gerakan Laskar Buku Indonesia. Ia menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung penuh berbagai program yang bertujuan mendongkrak budaya literasi di kalangan siswa.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SMPIT Darut Tauhid Pandanharum, Ulfana Hidayati, menyambut gembira kehadiran gerakan ini. Menurutnya, Laskar Buku Indonesia membawa energi baru bagi sekolah.
“Gerakan ini dapat menjadi stimulus dalam menumbuhkan minat baca, membentuk karakter peserta didik yang gemar belajar, serta mempererat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak,” ujar Ulfana.
Menariknya, aksi deklarasi dan pembacaan ikrar ini dikemas sebagai bagian dari rangkaian Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang digelar oleh pihak sekolah. Usai mengikuti deklarasi pada sore hari, para siswa SDIT dan SMPIT Darut Tauhid langsung melanjutkan agenda Persami dengan berbagai kegiatan seru, seperti api unggun, pentas seni, permainan edukatif, hingga malam keakraban.
Melalui integrasi kegiatan ini, pihak sekolah berharap semangat literasi dapat tumbuh dan mengakar kuat. Targetnya adalah melahirkan generasi yang cinta membaca, gemar belajar, serta siap membawa perubahan menuju Indonesia yang lebih berbudaya literasi.












