SUARAYASMINA.COM – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Grobogan sukses menggelar kopi darat (kopdar) perdana di Ayam Kremes Purwodadi (AKP), Jalan Pemuda 31, Purwodadi, pada Rabu (23/9/2026). Dihadiri oleh puluhan pengusaha lintas bidang, acara yang dikemas dalam format Sharing Bisnis ini menghadirkan narasumber inspiratif: Widodo, owner merek Abang2 Fried Chicken.

Dalam sesi berbagi, pria yang akrab disapa Bang Dodo ini mengisahkan perjalanan panjangnya di dunia kuliner. Sebelum menikmati kesuksesan dengan 10 cabang Abang2 Fried Chicken seperti saat ini, ia sempat merasakan pahitnya kebangkrutan saat merintis usaha bakso, yang membuatnya harus menanggung utang hingga ratusan juta rupiah.

Ia juga sempat mencoba peruntungan lewat berbagai bisnis kuliner lain, termasuk berjualan pentol dengan merek Bahenol. Namun, bisnis ayam kentaki-lah yang akhirnya menjadi titik balik kesuksesannya. Bagi Widodo, usaha ayam kentaki ini merupakan pertaruhan terakhirnya. Ia bahkan mengaku siap kembali menjadi karyawan—profesi yang ditekuninya sebelum terjun ke dunia wirausaha—seandainya bisnis tersebut gagal.

Kunci suksesnya terletak pada strategi yang matang: melakukan riset produk secara mendalam, menentukan target pasar yang jelas, serta membidik celah yang belum digarap oleh kompetitor.

“Saat meriset produk, saya dan istri mencicipi hampir semua merek ayam kentaki di seantero Purwodadi, hingga menemukan cita rasa yang pas di lidah masyarakat Grobogan secara umum sekaligus cocok di lidah saya sendiri,” kisah Widodo.

Advertisement

Menurutnya, riset yang mendetail sangat krusial untuk membangun kredibilitas produk. Semakin detail data yang dikumpulkan, semakin kokoh pula fondasi bisnis yang dibangun. Selain itu, penentuan target pasar yang tepat akan sangat menentukan arah pengelolaan bisnis saat diluncurkan.

Kualitas produk yang terjaga, ketepatan membidik pasar, serta strategi diferensiasi dari kompetitor menjadi resep utama di balik melejitnya Abang2 Fried Chicken. Berkat dukungan mentoring dari komunitas TDA, Widodo berhasil berekspansi hingga kini memiliki 10 cabang.

Sementara itu, Ketua TDA Grobogan, Dwi Galuh Hertanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TDA adalah wadah pengusaha yang berorientasi pada semangat silaturahmi, berbagi, dan bertumbuh bersama. Kopdar perdana ini sekaligus menjadi momentum rekrutmen pengurus dan anggota baru.

Galuh—sapaan akrabnya—mengaku tak menyangka animo para pengusaha lokal begitu besar, bahkan melampaui ekspektasinya. Pemilik Ayam Kremes Purwodadi ini berharap para peserta dapat memetik inspirasi dan manfaat nyata dari kegiatan tersebut. Ke depan, TDA Grobogan berencana mengagendakan berbagai program pemberdayaan bisnis lanjutan, seperti Kunjungan Bisnis (Kubis), TDA Camp, hingga Kelompok Mentoring Bisnis (KMB).

Acara yang meriah ini turut dihadiri oleh perwakilan TDA Pusat, Rahmat, serta Ketua TDA Wilayah Jawa Tengah, Eko Novianto.

Penulis: Badiatul Muchlisin AstiEditor: Redaksi Suarayasmina.com

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.